Uji Efektivitas Antibakteri Sari Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
Abstract
Jeruk nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) merupakan tanaman obat keluarga yang banyak digunakan
sebagai obat tradisional. Sari buahnya sering digunakan untuk mengurangi ketombe, mengobati
berbagai infeksi seperti jerawat dan infeksi saluran kemih. Kandungan fitokimia yang terdapat dalam
sari buah jeruk nipis adalah minyak atsiri, flavonoid, saponin serta asam organik seperti asam sitrat
dan asam askorbat yang memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbedaan efektivitas antibakteri dari konsentrasi sari
buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan
desain penelitian rancangan acak lengkap, empat perlakuan tiga kali ulangan. Sari buah didapat
dengan cara pemerasan secara langsung dari daging buah jeruk nipis. Pengambilan data
menggunakan parameter angka lempeng total dan data yang diperoleh dianalisis ragam, dilanjutkan
dengan uji beda nyata terkecil pada taraf signifikan (α) 0,01 menggunakan perangkat lunak SPSS 22.
Hasil penelitian menunjukkan sari buah jeruk nipis 10% efektif secara nyata terhadap bakteri
Staphylococcus aureus.








